Anies: Belum Pernah Kita Mengalami Demonstrasi Membakar Fasum di Thamrin dan Sudirman

Anies: Belum Pernah Kita Mengalami Demonstrasi Membakar Fasum di Thamrin dan Sudirman Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI di Jakarta untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja susulan pada 13 Oktober mendatang. Dia meminta aparat untuk melakukan penjagaan ekstra ketat di titik-titik fasilitas umum.

"Ya insya Allah, kami akan bekerja sama dengan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan penjagaan ekstra untuk fasilitas-fasilitas umum yang ada di sekitar sini. Memang baru pertama kali terjadi demo yang disertai pengrusakan fasilitas seperti ini," kata Anies, Minggu 11 Oktober 2020.

Baca Juga: Halte Terbakar Akibat Demo, Anies: Belum Bisa 100 Persen

Menurut Anies, demonstrasi di Jakarta sering terjadi, tapi belum pernah mengalami se-anarkistis demonstrasi Kamis lalu, 8 Oktober 2020. Para demonstran merusak dan membakar banyak fasilitas umum. 

"Belum pernah kita mengalami sebuah demonstrasi di mana ada pelaku-pelaku yang sampai membakar fasilitas umum di sepanjang Thamrin dan Sudirman," ujar Anies.

Oleh sebab itu dia memastikan, akan mempersiapkan pengamanan yang ketat supaya fasilitas umum milik masyarakat tidak rusak akibat unjuk rasa.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini