Polisi Rajin Sweeping Cegah Demo Susulan Tolak Omnibus Law

Polisi Rajin Sweeping Cegah Demo Susulan Tolak Omnibus Law Foto: Antara

Ratusan aparat Kepolisian berjaga di sekitar kawasan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumatra Barat, sejak Jumat siang 9 Oktober 2020. Mereka mulai melakukan penyisiran atau sweeping di sepanjang ruas jalan itu. Puluhan pelajar yang disinyalir akan melakukan aksi unjuk rasa pada hari ketiga pascaketuk palu UU Cipta Kerja atau Omnibus Law ini lalu ditangkap.

Dikutip dari Vivanews di lapangan, selain berdiri di sepanjang ruas jalan depan kantor DPRD Sumbar, aparat kepolisian juga melakukan sweeping dengan menggunakan kendaraan taktis. Sasaran mereka adalah, para pelajar. Diketahui peserta aksi demo sebelumnya sempat bertindak anarkistis.

Baca Juga: Tarif Perusuh Omnibus Law Diungkap, DS: Dibayar Rp100 Ribu Per Orang

“Sampai saat ini, sudah ada 70 orang yang kami duga akan melakukan tindakan anarkis di Kota Padang. Mereka kami curigai akan melakukan aksi anarkis. Karena kemarin. Kami mendapatkan informasi bahwa ada massa yang akan melakukan aksi pengrusakan,”kata Kapolres Padang AKBP Imran Amir di Padang, Sumatera Barat pada Jumat 9 Oktober 2020.

Menurut Imran Amir, puluhan pelajar tersebut dikumpulkan di halaman parkiran Gedung DPRD Sumbar. Selain dimintai keterangan, mereka juga digeledah untuk memastikan apakah membawa atribut demo. 

"Mereka kami amankan sementara nanti akan kami data. Setelah itu mereka akan kami serahkan kepada orang tuanya masing-masing," kata Imran Amir.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini