Alamak! Ketika Utang Udah Segede Gaban, Garuda Pinjam Uang Lagi Sampai Triliunan!

Alamak! Ketika Utang Udah Segede Gaban, Garuda Pinjam Uang Lagi Sampai Triliunan! Foto: Antara/Fikri Yusuf

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tercatat menanggung beban lebih dari Rp30 triliun sampai dengan Juli 2020. Meski begitu, maskapai pelat merah ini justru kembali meminjam uang senilai Rp1 triliun dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). 

Baca Juga: Jumat Mubarak! Rupiah Ibarat Dapat Durian Runtuh, Asia dan Global Bersimpuh!

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Fuad Rizal, mengungkapkan bahwa dana triliunan rupiah itu diterima dalam bentuk fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan tenor satu tahun melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE). Fuad mengatakan, manfaat dari fasilitas kredit tersebut ialah dapat mendukung aktivitas ekspor jasa Garuda.

Baca Juga: Perusahaan Milik Konglomerat Sudhamek Utang Triliunan Rupiah, Buat Bayar Utang Lain?

Baca Juga: Emiten Penerbangan Kompak Dapat Rapor Merah, Siapa yang Paling Berdarah-Darah?

"Pinjaman tersebut dapat mendukung aktivitas ekspor jasa Garuda dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Fuad dalam keterbukaan informasi dikutip pada Jumat, 9 Oktober 2020.

Sebagai informasi, secara keseluruhan Garuda membukukan utang sebesar US$2,2 miliar atau setara dengan Rp32 triliun per 1 Juli 2020. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Garuda, Irfan Setiaputra, dalam rapat bersama komisi VI DPR RI pada Selasa, 14 Juli 2020 lalu.

"Saldo utang usaha dan pinjaman bank per 1 Juli 2020 totalnya US$2,2 miliar, ini terdiri dari US$905 juta operasional, pinjaman jangka pendek US$668 juta, dan pinjaman jangka panjang US$645 juta. Dari US$645 juta ada pinjaman sukuk US$500 juta yang sudah kita berhasil negosiasi dan extend jadi Juni 2023," ungkapnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini