1.000-an Orang Ditangkap Buntut Demo Tolak Omnibus Law

1.000-an Orang Ditangkap Buntut Demo Tolak Omnibus Law Foto: Sufri Yuliardi

Buntut demo rusuh menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya, polisi mengungkapkan telah mengamankan hampir seribu orang.

"Sudah hampir seribu (orang) yang kami amankan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis, 8 Oktober 2020.

Baca Juga: Bantah Menko dan Menaker Soal Omnibus Law, PKS: Bonus 5 Kali Gaji Cuma PHP Pemerintah

Mereka yang diamankan diduga penyusup. Orang-orang ini diyakini hadir untuk membuat rusuh. Polisi mengklaim mereka tergabung dalam kelompok Anarko Sindikalisme. Di mana mereka coba menunggangi momentum aksi para elemen buruh.

"Itu adalah anarko-anarko itu, perusuh-perusuh itu," katanya.

Aksi penolakan buruh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law sudah berlangsung sejak 2019. Namun pada Senin 5 Oktober 2020, RUU Cipta Kerja Omnibus Law itu akhirnya disahkan menjadi undang-undang oleh DPR melalui rapat paripurna.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini