Jawab Gugatan Pailit, Bos Ace Hardware Tegas: Kami Akan Ambil Sikap

Jawab Gugatan Pailit, Bos Ace Hardware Tegas: Kami Akan Ambil Sikap Foto: Sufri Yuliardi

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mengaku belum menerima pemberitahuan resmi (reslaas) dari Pengadilan Niaga perihal gugatan pailit yang diajukan oleh oleh Wibowo dan Partners pada Selasa, 6 Oktober 2020 lalu. Sebagaimana diwartakan sebelumnya, gugatan PKPU Wibowo dan Partners terhadap Ace Hardware terdaftar di PN Jakarta Pusat dengan Nomor Perkara 329/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.

Baca Juga: Ace Hardware: Perusahaan Ritel yang Getol Tambah Gerai Baru di Mana-Mana, Ini Daftar Lengkapnya!

Direktur Ace Hardware, Sugiyanto Wibawa, menjelaskan bahwa antara perusahaan dan Wibowo dan Partners terikat perjanjian jasa hukum bulanan (retainer) senilai Rp10 juta. Tagihan atas jasa inilah yang kemudian menjadi pokok perkara yang diajukan oleh pemohon. Berkenaan dengan itu, Sugiyanto mengatakan pihaknya akan segera mengambil tindakan setelah menerima pembertahuan resmi dari PN Jakarta Pusat.

Baca Juga: Jeng Jeng! Digugat Pailit, Investor Ramai-Ramai Lepas Saham Ace Hardware

"Kami mengimbau masyaratak dan investor bersikap bijak dalam menanggapi pemberitaan tersebut. Saat ini, Ace Hardware Indonesia memiliki kinerja yang sangar baik dan tetap beroperasi seperti biasa," tegasnya secara tertulis, dikutip pada Kamis, 8 Oktober 2020.

Sebagai pengingat,  pada Selasa, 6 Oktober 2020 lalu Wibowo dan Partners selalu kuasa hukum yang pernah disewa oleh Ace Hardware mendaftarkan gugatannya ke PN Jakarta Pusat. Dalam salah satu petitum yang termaktub di laman resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus, tertulis bahwa pemohon meminta pengadilan untuk menerima dan mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) untuk seluruhnya.

"Menetapkan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sementara terhadap Termohon PKPU PT Ace Hardware Indonesia Tbk, untuk paling lama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak putusan a quo diucapkan," bunyi petitum berikutnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini