Berkat Pendampingan PLN, Omzet UMKM Wisata Tani Betet Nganjuk Melesat Tajam

Berkat Pendampingan PLN, Omzet UMKM Wisata Tani Betet Nganjuk Melesat Tajam Foto: PLN

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur membantu meningkatkan omzet UMKM Wisata Tani Betet di Kabupaten Nganjuk melalui pemberdayaan dan pendampingan. Sehingga, sejak 2019 lokasi wisata itu mampu meraup penghasilan sekitar Rp890 juta, dari awalnya yang tidak sampai Rp100 juta.

Senior Manager General Affairs PLN UID Jatim, A Rasyid Naja mengatakan, pemberdayaan UMKM Wisata Tani Betet dilakukan melalui program PLN Peduli, yang bertujuan menyejahterakan perekonomian para pedagang yang menjajakan dagangannya di area wisata.

"Dengan program ini, para pedagang dapat mencukupi kebutuhan keluarga dengan lebih baik lagi. Omzet pada 2019 dari pengelolaan Wisata Tani Betet mencapai Rp890.850.000 yang berasal dari pendapatan pengunjung dan pedagang yang dikembalikan lagi untuk pengembangan wisata dan kemajuan perekonomian masyarakat setempat," kata Rasyid, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga: Kurangi Konsumsi BBM, PLN Segera Bangun Infrastruktur LNG di 52 Lokasi

Rasyid mengutarakan, saat awal berdiri pada 2017 jumlah pedagang di lokasi tersebut hanya dua pedagang, tapi mendapat pendampingan dari PLN Peduli hingga mengalami kenaikan yang signifikan, dan 2018 sudah sebanyak 10 orang, 2019 sebanyak 32 orang, dan pada 2020 menjadi 64 orang.

"Omzet kami pun alhamdulillah bisa mencapai Rp200 ribu per hari, dan naik 100 persen kalau hari libur," kata Menik pedagang UMKM di Wisata Tani Betet.

Pedagang lainnya, Kanti mengatakan sebelum ada pembangunan lapak di Wisata Tani Betet dan pelatihan UMKM oleh PLN, ia hanya sebagai ibu rumah tangga dan suaminya petani.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini