Demo Anti Omnibus Law, Mobil Polisi Dirusak

Demo Anti Omnibus Law, Mobil Polisi Dirusak Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Aksi unjuk rasa tolak RUU Cipta Kerja berakhir ricuh terjadi di sekitaran Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Oktober 2020. Massa merusak sebuah minibus milik kepolisian yang kebetulan lewat di lokasi kejadian.

Dalam video amatir warga sekitar, terlihat seorang pemuda terlibat pertarungan jarak dekat dengan anggota polisi berseragam lengkap. Dari video yang beredar, terlihat massa melempari mobil dengan batu dan balok. Kaca-kaca pun pecah. Salah seorang pendemo tampak memprovokasi agar kendaraan itu dibakar.

Baca Juga: Bakal Didemo Besar-besaran, PDIP: Baca Dulu Detail UU Cipta Kerja!

"Bakar, bakar, hancurin," teriak seorang pendemo yang terekam dalam video amatir.

Massa kemudian membalikkan minibus yang sedang dalam keadaan kosong tersebut. Usai melampiaskan emosinya, massa meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengecek ke lokasi kejadian. Sambodo mengatakan kericuhan pecah sekira pukul 16.30 WIB. Massa yang terlihat marah, melempari petugas kepolisian dengan batu dan kayu.

Saat itu mobil tahanan hendak menuju ke lokasi untuk mengangkut pengunjuk rasa yang berhasil diamankan oleh petugas, namun dalam perjalanan diadang oleh segerombolan orang.

"Mereka melakukan tindakan anarkimex, merusak kendaraan dinas milik Polres Jakarta Pusat," ujar Sambodo. 

Sambodo mengatakan kepolisian berhasil memukul mundur massa. Saat ini mereka sudah membubarkan diri.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini