Najwa Shihab Dipolisikan Pendukung Jokowi, Reaksi PDIP Nggak Nyangka: Lebay!

Najwa Shihab Dipolisikan Pendukung Jokowi, Reaksi PDIP Nggak Nyangka: Lebay! Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

Presenter Najwa Shihab dilaporkan oleh Relawan Jokowi Bersatu kepada pihak Kepolisian terkait wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan.

Terkait itu, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, Charles Honoris, menilai laporan tersebut berlebihan. "Langkah pelaporan polisi ini berlebihan. Lebay menurut saya," katanya kepada wartawan pada Rabu (7/10). Baca Juga: Sama-Sama Pendukung Jokowi, Abi Rekso Skakmat Pelapor Najwa Shihab

Sambungnya, "Saya meyakini Pak Jokowi yang kita tahu sangat menghormati perbedaan pendapat selama ini juga tidak merasa terganggu dan tidak setuju dengan pelaporan tersebut, beliau fokus pada kerja nyata saja," ucap dia. Baca Juga: Ini Dia Sosok Pelapor Najwa Shihab soal Wawancara Kursi Kosong, Ternyata...

Lebih lanjut, ia menyebut di era demokrasi ini, pelaporan hanya bisa dilakukan jika sudah melampaui batas.

"Ini era demokrasi, ketika kritik harus dibalas dengan argumentasi, dan sindiran harus dijawab dengan kinerja. Pelaporan hanya bisa dilakukan apabila ada batas-batas rambu demokrasi yang sudah dilampaui, seperti ujaran kebencian atau SARA," jelasnya.

Karena itu, ia menyarankan untuk belajar hidup berdemokrasi. Menurutnya, dalam demokrasi banyak nilai-nilai yang bisa dipelajari.

"Saran saya belajarlah hidup berdemokrasi. Demokrasi bukan sekedar pemilihan umum dan suara terbanyak, tetapi mengandung nilai-nilai yang tidak terpisahkan seperti kebebasan berpendapat dan berekspresi. Begitu juga kontrol sosial oleh masyarakat (termasuk media) terhadap pemerintah," ujar Charles.

"Yang saya lihat dari wawancara Najwa kemarin adalah kreativitas seorang jurnalis yang sulit mendapatkan akses wawancara seorang pejabat," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini