Jadi Presiden, Biden Janjikan AS Setop Dukungan Perang di Yaman

Jadi Presiden, Biden Janjikan AS Setop Dukungan Perang di Yaman Foto: Antara/REUTERS/Jonathan Ernst

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden berjanji mengakhiri dukungan AS pada perang Arab Saudi di Yaman jika dia menjadi presiden.

“Dalam pemerintahan Biden-Harris, kami akan menilai lagi hubungan kita dengan Kerajaan (Arab Saudi), mengakhiri dukungan AS untuk perang Arab Saudi di Yaman, dan memastikan Amerika tidak memeriksa nilai-nilainya di pintu untuk menjual senjata atau membeli minyak,” tegas Biden dalam pernyataan resmi dalam website kampanyenya.

Baca Juga: Dites Covid-19 Berulang Kali, Hasil Biden Negatif Terus

Perang di Yaman menjadi salah satu topik utama debat antara Biden dan lawannya, Presiden AS Donald Trump yang maju lagi untuk periode kedua pemerintahan.

Trump mendukung Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang mereka di Yaman dengan imbalan kesepakatan senjata dalam jumlah besar.

Berbagai organisasi hak asasi manusia internasional berulang kali mengkritik peran AS dalam perang di Yaman dan penjualan senjata ke Saudi dan UEA yang mengakibatkan pelanggaran berat hak asasi manusia. 

Sejumlah survei menunjukkan Biden dapat mengalahkan Trump dalam pemilu presiden mendatang.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini