Bos LVMH Bernard Arnault Diprediksi Bakal Berpaling dari Tiffany & Co ke Brand Ini!

Bos LVMH Bernard Arnault Diprediksi Bakal Berpaling dari Tiffany & Co ke Brand Ini! Foto: Forbes

Ketua LVMH Bernard Arnault mencoba memangkas harga pembelian USD16 miliar (Rp236 triliun) yang sekarang terlihat terlalu tinggi mengingat dampak dari pandemi Covid-19. Tetapi menabung beberapa miliar dolar adalah kesalahan bagi perusahaan dengan valuasi USD240 miliar (Rp3.554) ini.

Menurut seorang pengamat dari Bloomberg Opinion, sejatinya tak perlu bagi LVMH menarik Tiffany & Co ke dalam pertarungan sengit. Kemungkinan lain bagi Arnault adalah ia akan tertarik untuk mengejar peluang alternatif lainnya.

Baca Juga: Drama Cinta Jadi Benci, Begini Kisah Louis Vuitton yang Ragu dengan Tiffany

Dilansir dari Yahoo Finance di Jakarta, Senin (5/10/2020) salah satu skenario yang berulang di antara spekulasi pasar ialah LVMH mungkin akan mengajukan tawaran baru kepada pemilik Cartier Cie Financiere Richemont SA.

Hal ini mengingat LVMH perlu berkembang pesat di pasar perhiasan yang tumbuh lebih cepat, itulah awal dari mereka mencapai kesepakatan dengan Tiffany. Sementara itu, Richemont saat ini adalah toko perhiasan bermerek terbesar di dunia berdasarkan pangsa pasar. Hal ini bukan hanya berkat Cartier yang memiliki banyak pengikut di kalangan milenial. Richemont juga memiliki Van Cleef & Arpels.

Tak seperti Tiffany, Richemont bukanlah perhiasan murni. Ia memiliki bisnis jam tangan yang cukup besar, serta pembuat pena Montblanc dan koleksi merek mode dan aksesori termasuk Chloe dan Dunhill. Selain itu, ada Yoox Net-a-Porter, pengecer online mewah.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini