Perusahaan Petrokimia Milik Orang Terkaya ke 4 Ajak Perusahaan Belanda Buat Cari Cuan di Indonesia

Perusahaan Petrokimia Milik Orang Terkaya ke 4 Ajak Perusahaan Belanda Buat Cari Cuan di Indonesia Foto: Sufri Yuliardi

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), perusahaan petrokimia milik orang terkaya nomor 4 di Indonesia Prajogo Pangestu menggandeng Royal Vopak (Vopak), perusahaan penyimpanan tangki independen asal Belanda untuk mendirikan perusahaan pantungan (joint venture/JV).

Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra, mengungkapkan bahwa pihaknya dan Vopak telah menandatangani Letter of Intent (LOI) JV untuk kolaborasi di bisnis infrastruktur industri di Cilegon, Provinsi Banten, Indonesia.

“Finalisasi LOI ini dan pendirian perusahaan patungan ini tunduk pada syarat dan ketentuan akhir, termasuk peraturan adat dan persetujuan pemegang saham,” kata Erwin, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Baca Juga: 2 Perusahaan Taipan Prajogo Pangestu Segera Raih Dana Segar Rp16 Triliun!

Ia mengungkapkan bahwa Chandra Asri dan Vopak akan menjajaki peluang penyimpanan yang menarik di jaringan pasokan, untuk membantu mengembangkan rantai nilai petrokimia yang ada dan membangun fondasi untuk perluasan klaster industri di Cilegon, Provinsi Banten, Indonesia.“Kami menyambut baik ketertarikan yang ditunjukkan oleh operator kelas dunia seperti Vopak untuk bermitra dengan kami,” terangnya.

Menurut Erwin, pihaknya akan berdiskusi dengan Vopak untuk bersama-sama menjajaki pertumbuhan operasi jetty dan tank farm perseroan yang ada saat ini dengan dua tujuan strategis yang pertama untuk mengembangkan bisnis jetty dan tank farm baru untuk melayani pelanggan pihak ketiga baru, dan kedua untuk mempersiapkan diri menghadapi investasi dan pembangunan infrastruktur pendukung kompleks petrokimia kedua perseroan.

“Kami yakin dengan potensi pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia; dan inisiatif ini menandai langkah maju lainnya ke arah tersebut untuk memperkuat skala dan jangkauan bisnis kami, untuk melayani kebutuhan pelanggan kami serta pasar domestik,” ucapnya.

Baca Juga: Ambisi Perusahaan Petrokimia Milik Prajogo Pangestu Gak Main-Main

Dalam kesempatan yang sama Division President, Vopak Asia & Middle East, Michiel Gilsing, mengatakan, pihaknya melihat potensi pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan potensi kolaborasi ini akan memungkinkan Vopak untuk berinvestasi lebih lanjut di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai salah satu area fokus pertumbuhan.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan produsen petrokimia terkemuka di Indonesia, Chandra Asri, untuk menjajaki peluang dalam layanan infrastruktur industri ini,” ungkapnya.

Saat ini, Vopak bersama-sama memiliki dan mengoperasikan satu terminal minyak di Jakarta (49% kepemilikan) dan satu terminal bahan kimia di Merak (95% kepemilikan).

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini