Ya Tuhan, Perang Armenia-Azerbaijan Sudah Renggut Nyawa 200 Orang

Ya Tuhan, Perang Armenia-Azerbaijan Sudah Renggut Nyawa 200 Orang Foto: DNA India

Dengan lingkaran hitam di bawah mata dan ekspresi kekhawatiran, puluhan warga Nagorno-Karabakh berkumpul di perbatasan Armenia. Mereka disebut telah putus asa atas perang yang terjadi hingga akhirnya memutuskan untuk mencari tumpangan menuju Armenia.

"Apakah kamu akan pergi ke Yerevan (Ibu Kota Armenia)?" tanya para warga kepada setiap mobil yang melintas.

Baca Juga: Doa Erdogan: Atas Izin Allah Turki Tetap Berperang di Azerbaijan

Dikutip dari laman Al Arabiya, para warga bersikukuh ingin mencapai ibu kota untuk menghindari pertempuran antara Armenia dan Azerbaijan yang memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Banyak keluarga juga telah tiba di Goris, sebuah kota perbatasan yang terletak di tenggara Armenia.

Diketahui, hingga saat ini pertempuran antara kedua negara telah menewaskan lebih dari 200 orang, termasuk warga sipil dan para tentara.

Konflik semakin memanas dalam bebewapa waktu terakhir, akibatnya Nagorno-Karabakh dan Kota Stepanakert terkena tembakan roket dan artileri.

Lebih dari 50.000 warga yang tinggal di dekat wilayah tersebut mengungsi ke Goris, dalam upaya awal mereka menuju Yerevan.

Dari Goris menuju Yerevan, para warga harus menempuh jarak hingga 350 kilometer.

Beberapa Mobil dan truk pun telah berlalu-lalang mengangkut penduduk di pintu masuk kota Goris.

Para wanita, banyak yang terlihat kelelahan sembari duduk menunggu dengan anak-anak yang bermain di dekatnya.

Sedangkan para pria berusaha mencari tumpangan di antara kendaraan pribadi yang lewat maupun taksi.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini