2 Perusahaan Taipan Prajogo Pangestu Segera Raih Dana Segar Rp16 Triliun!

2 Perusahaan Taipan Prajogo Pangestu Segera Raih Dana Segar Rp16 Triliun! Foto: Istimewa

Pelaku pasar, bilang Reza, juga akan menyambut positif penerbitan obligasi tersebut. Hal itu terlihat dari alokasi dana yang akan digunakan oleh entitas BRPT tersebut.

"Sudah terlihat dana alokasinya mau digunakan apa saja, maka akan terlihat dampaknya ke Star Energy, yang nantinya akan mempengaruhi kinerja BRPT, karena BRPT merupakan induk usaha," terangnya.

Dia menegaskan, secara garis besar pemberian obligasi ini akan menunjang operasional Star Energy dalam membangun energi terbarukan di Indonesia. "Apalagi dapat eksklusif gitu obligasinya, jadi selling point atau nilai jual, bagi pelaku pasar dan teman-teman analis," sebut Reza.

Saat ini, Star Energy memiliki kapasitas produksi listrik sebesar 875 MW yang terdiri dari kapasitas sebesar 227 MW dari PLTP Wayang Windu, kemudian 377 MW di Salak, dan sebesar 271 MW di Darajat.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini