Pendiri PayPal Bangun Perusahaan yang Kerja Sama dengan CIA, Baru IPO Valuasinya Langsung Segini!

Pendiri PayPal Bangun Perusahaan yang Kerja Sama dengan CIA, Baru IPO Valuasinya Langsung Segini! Foto: REUTERS/Mike Segar

Saham Palantir Technologies Inc melonjak hingga 38% membawa valuasinya mencapai USD22 miliar (Rp326 triliun). Palantir merupakan perusahaan analitik data AS yang dikenal karena pekerjaannya dengan Central Intelligence Agency (CIA) dan badan pemerintah lainnya.

Sahamnya diperdagangkan pada USD10 (Rp148 ribu) masing-masing, dibandingkan dengan harga referensi USD7,25 per saham yang ditetapkan oleh Bursa Efek New York pada hari Selasa.

Baca Juga: Ketika Jack Ma Diremehkan Bikin Mesin Pembayaran Digital, Sekarang Valuasinya Capai Rp2.987 T!

Dilansir dari New York Post di Jakarta, Kamis (1/10/2020) pencatatan tersebut adalah momen penting bagi Palantir dan mengakhiri spekulasi bertahun-tahun tentang kapan perusahaan yang didirikan bersama oleh miliarder Peter Thiel pada tahun 2003 akhirnya bisa go public.

Palantir yang berbasis di Denver, Colorado ini go public pada saat permintaan investor yang kuat akan saham baru, terutama perusahaan teknologi yang menjanjikan pertumbuhan cepat.

Perusahaan saat ini dipimpin oleh CEO Alex Karp. Di bawah kepemimpinannya, ia telah melihat permintaan yang kuat untuk layanan Palantir. Bahkan, pendapatan mereka meningkat hampir 50% menjadi USD481,2 juta (Rp7,1 triliun) dalam enam bulan pertama tahun 2020 dari periode yang sebanding tahun sebelumnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini