Gubernur BI: Tahun Depan Defisit Rp21,8 Triliun

Gubernur BI: Tahun Depan Defisit Rp21,8 Triliun Foto: WE

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksi neraca keuangan bank sentral ini mengalami defisit pada 2021 sebesar Rp21,8 triliun salah satunya imbas penerapan kebijakan berbagi beban atau burden sharing untuk mendukung APBN dalam menangani pandemi COVID-19.

“Perkiraan waktu itu defisit Rp24 triliun tapi dengan terakhir, tahun depan (defisit) Rp21,8 triliun,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI secara virtual di Jakarta, Senin.

Dalam mendukung APBN, BI membeli SBN di pasar perdana sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) pertama dengan Menteri Keuangan 16 April 2020. BI juga membeli SBN pemerintah secara langsung sesuai SKB kedua pada 7 Juli 2020.

Hingga 24 September 2020, BI sudah menyerap Rp183,48 triliun SBN secara langsung yang digunakan untuk membiayai kebutuhan publik atau public goods yang semua dana dan bebannya dari BI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini