Apa Itu Coronasomnia?

Apa Itu Coronasomnia? Foto: Unsplash

Coronasomnia adalah stres dan kecemasan yang muncul selama pandemi Covid-19 sebagai dampak dari ketidakpastian serta informasi bertubi-tubi yang didapatkan selama pandemi ini.

Stres dan kecemasan ini turut berkontribusi pada terjadinya insomnia. Sebagian ahli menyebut insomnia yang dipicu oleh pandemi Covid-19 ini sebagai coronasomnia.

"Coronasomnia dapat membawa dampak yang signifikan bagi kesehatan fisik dan juga beberapa di antaranya adalah peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan depresi," tukas dokter ahli ilmu kesehatan tidur dan Associate Professor bidang kedokteran klinis dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania Ilene Rosen MD MSCE, seperti dilansir AMA.

Baca Juga: Studi: 90% Orang Melebih-lebihkan Tingkat Pengetahuan Keamanan Siber

Setidaknya ada enam hal yang perlu diketahui oleh masyarakat awam mengenai coronasomnia dan bagaimana cara mengatasinya. Berikut ini adalah keenam hal tersebut

1. Paparan Cahaya Pagi Hari
Satu hal dasar yang perlu dilakukan untuk mencegah coronasomnia adalah tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. Yang tak kalah penting adalah mendapatkan paparan sinar matahari pada satu atau dua jam pertama setelah bangun tidur.

"Hal-hal inilah yang mengingatkan jam biologis Anda kapan waktunya bangun," lanjut Rosen.

Rosen juga menganjurkan masyarakat untuk memiliki rutinitas menjelang tidur di malam hari. Biasakan untuk melakukan rutinitas ini sekitar setengah sampai satu jam sebelum jam tidur untuk memberikan sinyal kepada otak bahwa itu adalah waktunya tidur.

photo

2. Berikan Tubuh Waktu

Agar tidak mengalami kesulitan tidur, penting untuk melakukan hal-hal yang dapat merelaksasi sistem saraf simpatif. Sebagian orang menilai olahraga dapat membantu. Akan tetapi, pemilihan waktu yang tepat adalah kuncinya.

Di malam hari, suhu inti tubuh akan menurun. Namun olahraga yang dilakukan di amlam hari akan kembali meningkatkan suhu inti tubuh ini. Oleh karena itu, olahraga sebaiknya dilakuakn di pagi hari atau setidaknya tiga jam sebelum jam tidur di malam hari.

3. Pentingnya Pikiran Jernih
Strategi kesehatan mental juga berperan penting dalam menghadapi atau mencegah coronasomnia. Dalam hal ini, penting untuk mengesampingkan berbagai kekhawatiran sebelum tidur.

Sebagai contoh, luangkan waktu 10 menit untuk menulis semua hal yang terus berlalu-lalang di pikiran. Terapkan kebiasaan ini sekitar satu atau dua jam sebelum tidur di luar kamar tidur.

"Menuliskan pikiran-pikiran Anda akan membantu menjernihkan pikiran tersebut dari pikiran Anda. Anda bahkan bisa merobek kertas tersebut, menghancurkan kertas itu, dan membuangnya sebagai sebuah tindakan simbolik untuk membuang pikiran-pikiran tersebut," papar Rosen.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini