Sanksi AS Tak Surutkan Huawei Berinovasi, Ini Buktinya

Sanksi AS Tak Surutkan Huawei Berinovasi, Ini Buktinya Foto: REUTERS/Sergio Perez

Tampaknya HuaweiMate X2 tidak akan datang dalam waktu dekat, meskipun itu tidak menghentikan Huawei untuk terus bekerja pada perangkat tersebut.

Bukti terbaru datang dalam bentuk pengajuan paten baru ke CNIPA (Kantor Kekayaan Intelektual Nasional China) untuk Mate X2 bersama klarifikasi nomor modelnya.

Pengajuan paten ini menunjukkan Huawei tak berhenti berinovasi, meskipun sanksi Administrasi Trump atau larangan Departemen Perdagangan AS masih berlaku.

Baca Juga: Huawei Dapat Sedikit Harapan di Tengah Sanksi Amerika

GSM Arena melaporkan, paten baru menunjukkan kepada publik seluler versi yang lebih halus dari daftar desain yang terlihat sebelumnya. Ponsel layar lipat itu memiliki desain lipat ke dalam dan tampilan luar yang berukuran menarik dengan potongan puch-hole.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan lima kamera belakang yang ditempatkan di potongan persegi panjang. Sensor paling atas memiliki bentuk persegi panjang yang kemungkinan menunjukkan modul periskop.

Menurut rumor terbaru, Mate X2 akan menampilkan layar utama 8,03 inci tanpa guntingan dan panel eksternal 4,5 inci. Desain keseluruhan cukup mengingatkan pada Samsung Galaxy Z Fold2 hingga pemindai sidik jari yang dipasang di samping.

Satu area di mana Mate X2 mungkin memiliki keuntungan adalah di bagian engsel. Karena paten menunjukkan tidak ada bukaan saat ditutup datar. 

Selain itu, nomor model TET-AN00 Mate X2 dan nama kode Teton diungkapkan olehleaker terkennal dari China Daratan, DigitalChatStation.

Mate X2 juga dikabarkan akan diluncurkan dengan chipset Kirin 9000.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini