Powerful..! Orangnya Terawan Keluhkan BPJS, Luhut Pandjaitan Pasang Badan!

Powerful..! Orangnya Terawan Keluhkan BPJS, Luhut Pandjaitan Pasang Badan! Foto: Istimewa

Staf Khusus Menteri Kesehatan Terawan, Daniel Tjen, mengeluhkan adanya keterhambatan yang dialami oleh 16 rumah sakit (RS) rujukan virus corona atau COVID-19 di Tangerang Selatan. Diungkapkannya bahwa kendala yang dialami terkait dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal itu dijelaskan Daniel saat ikut rapat yang digelar oleh Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Ada pun rapat koordinasi tersebut dilakukan dengan Kemenkes RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan tenaga kesehatan.

Baca Juga: Ya Allah, Dokter & Perawat Menjerit Ketakutan Gara-Gara Pilkada! Gak Kuat....

"Kami koordiansi dengan Tangsel, ada 16 RS swasta yang dijadikan rujukan (COVID-19). Mereka terkendala cash flow karena BPJS, Pak," ujar Daniel, Jumat 25 September 2020.

Menko Luhut Pandjaitan merespons keluhan dari pihak Kemenkes tersebut dan mengatakan akan turut tangan untuk memudahkan keterhambatan itu. Ia menegaskan akan memanggil pihak BPJS.

"Saya nanti panggil BPJS, biar jalan itu," tuturnya.

Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! Kabar Terbaru dari Perusahaan Milik Luhut Pandjaitan, Ternyata...

Ada pun rapat itu dilakukan untuk membahas upaya menekan penyebaran virus corona di 9 provinsi prioritas, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua dan Bali. Sejauh ini, perkembangan pelayanan rumah sakit dari kasus COVID-19 di Tanah Air disebut sudah lebih baik

"Pelayanan di RS sudah menunjukkan suatu perbaikan seiring dengan angka kesembuhan yang meningkat," kata Dokter Spesialis Paru, dr. Erlina Burhan, Sp.P.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini