Masker N95 Bisa Dipakai Ulang Lho, Asalkan Dipanggang 71 Derajat

Masker N95 Bisa Dipakai Ulang Lho, Asalkan Dipanggang 71 Derajat Foto: Reuters/Nicholas Pfosi

Saat Peter Tsai menciptakan material yang kelak menjadi bahan utama masker N95 pada 1990-an, dia tidak pernah menyangka bahwa masker itu bisa menyelamatkan jutaan nyawa beberapa dekade setelahnya.

Kini, selama pandemi COVID-19, masker yang dapat menangkal virus dan bakteri ini digunakan oleh para responden pertama, nakes, serta mereka yang rentan di seluruh dunia.

Baca Juga: Apa Sih Perbedaan Masker N95 dan KN95?

“Penemuan saya hanyalah sebuah penemuan biasa pada waktu yang luar biasa,” ujarnya seperti dilansir laman ShareAmerica yang diakses Pikiran-Rakyat.com, Rabu, 23 September 2020.

Butuh satu dekade lebih bagi Peter untuk mengembangkan serat bermuatan listrik yang menjadi bahan masker N95.

Setelah pindah ke AS dari Taiwan pada 1981 untuk kuliah di Kansas State University, Peter meraih gelar doktor dalam sains materi setelah menyelesaikan lebih dari 500 kredit dalam berbagai mata pelajaran, seperti teknik dan ilmu-ilmu keras, yang “setara dengan enam gelar Ph.D.,” terangnya.

Peter mengikuti profesornya dari Kansas State University ke University of Tennessee, Knoxville, tempat dia juga akhirnya menjadi profesor.

Di sana Peter memimpin tim peneliti yang mengembangkan material yang menyaring udara dengan menarik partikel melalui serat bermuatan listrik.

Pada 1992, timnya mengembangkan sebuah material yang terdiri dari muatan positif dan negatif, yang mampu menarik partikel, seperti debu, bakteri, dan virus, serta menahan 95 persen darinya dengan polarisasi sebelum dapat menembus masker. 

“Tujuan awalnya adalah menggunakan serat bermuatan listrik ini untuk filter udara, seperti filter rumah,” ujarnya.

Penemuan tersebut tidak lama kemudian memungkinkan terciptanya masker N95, karena masker ini juga merupakan sejenis filter udara, yang dirancang untuk sekali pakai. Masker N95 awalnya diperuntukkan bagi para pekerja konstruksi di lingkungan berdebu, agar dapat memblokir mikropartikel.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini