Soal UU Pailit, Edy Sanjaya: Jangan Dijadikan "Kesempatan dalam Kesempitan"

Soal UU Pailit, Edy Sanjaya: Jangan Dijadikan "Kesempatan dalam Kesempitan" Foto: Unsplash/Tingey Injury Law Firm

Undang-undang Pailit disektor properti menjadikan pro kontra bagi pengembang. Soalnya dapat memicu adanya "kesempatan dalam kesempitan" antara pengembang itu sendiri.

Analist Properti dari Sumatera Utara, Edy Sanjaya mengatakan, ada beberapa pengembang yang menjadikan UU pailit alasan dalam penangguhan beberapa kewajiban dalam pembayaran.

"Kalau menurut saya, sebelum covid-19 sebenarnya dunia properti sudah ada yang mengalami pailit, sehingga dengan adanya covid jadi bertambah kepailitan tersebut, dan ini menjadi alasan untuk pengembang dalam memenuhi kewajibannya," katanya, Rabu (23/9/2020).

Dikatakannya, untuk mengajukan kepailitan pengembang atau developer harus benar benar pailit dan minimal 2 orang. Kemudian harus dikoreksi benar benar seperti apa pailit tersebut.

"Untuk pengembang, pastinya ratusan juta donk, bukan puluhan juta, kalau puluhan juta nggak rill pastinya, jadi harus benar benar pailit," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini