Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bamsoet Ingatkan Bantuan Sosial Pemerintah Harus Tepat Sasaran

Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bamsoet Ingatkan Bantuan Sosial Pemerintah Harus Tepat Sasaran Foto: Istimewa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berempati dengan dampak pandemi Covid-19 yang berimbas terhadap kehidupan para pekerja informal, seperti ojek online. Terlebih saat ini DKI Jakarta sedang memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang mengharuskan warga mengurangi berbagai aktivitas di luar rumah. Seperti apa kehidupan masyarakat dimasa PSBB Jilid II? 

Sabtu pagi, sepeti biasa Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memulai kegiatan akhir pekannya dengan bertemu berbagai kalangan seperti yang tampak dalam tayangan acara UNDERCOVER di akun YouTube-nya, Bamseot Channel. 

Baca Juga: Di Hadapan Mahasiswa Universitas Gunadharma, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Jaga Pancasila

Memang berbeda dengan PSBB sebelumnya, kali ini pengemudi ojek online diperbolehkan membawa penumpang, dengan syarat mematuhi protokol kesehatan. Namun, order penumpang tetap turun. Di satu sisi menunjukan ketaatan warga mematuhi PSBB dengan mengurangi aktifitas di luar rumah, di sisi lain membawa dampak ekonomi yang cukup signifikan terhadap pendapatan ojek online, maupun kalangan usaha lainnya.

"Karena itulah pentingnya pemerintah DKI Jakarta mendistribusikan bantuan secara merata, agar mereka yang terdampak PSBB seperti pengemudi ojek online, bisa tetap menghidupi diri secara layak," ujar Bamsoet usai ngobrol santai (Ngobras) dengan para pengemudi ojek online dan pemilik warung tegal di kawasan Gondangdia, Jakarta, Minggu (20/9/20).

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini