Dubes Baru RI di Amerika Temui Trump, Untuk Apa?

Dubes Baru RI di Amerika Temui Trump, Untuk Apa? Foto: Antara/Carlos Barria

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) yang baru--Muhammaf Lutfi sudah menemui Presiden AS Donald Trump, tiga hari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya.

Di Gedung Putih, Dubes Lutfi menyerahkan Surat-surat Kepercayaan dari Jokowi ke Trump. Penyerahan surat-surat ini menandai dimulainya secara resmi tugas Lutfi sebagai Dubes RI untuk AS, menggantikan pejabat sebelumnya, Mahendra Siregar.

Didampingi istrinya, Bianca Adinegoro Lutfi, Dubes Lutfi mengikuti rangkaian kegiatan penyerahan Surat-surat Kepercayaan. Diawali dari Kementerian Luar Negeri AS, Lutfi menuju ke Gedung Putih menggunakan kendaraan khusus yang disediakan oleh Pemerintah AS.

Baca Juga: TikTok Akan Kena Blokir di Amerika, Gimana Nasibnya di Indonesia?

Baca Juga: Anggota Komisi XI DPR Bela Pemerintah, 'Pelonggaran PSBB Tak Langgar UU Kesehatan'

Saat menyerahkan surat-surat Kepercayaan tersebut, Dubes Lutfi menyampaikan salam hangat dari Jokowi dan rakyat Indonesia kepada Presiden Donald Trump dan juga rakyat Amerika.

Salam hangat itu disambut baik oleh Presiden Trump. Kemudian Trump menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra kunci bagi AS dan menyampaikan salam hangatnya kembali kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia.

Dubes Lutfi juga menyampaikan apresiasi Indonesia atas dukungan AS dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Kemudian juga komitmen AS mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Sebagai Duta Besar Indonesia untuk AS, saya berkomitmen untuk memajukan kerja sama Indonesia-AS dalam menanggulangi pandemi COVID-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi di masa-masa sulit ini," kata Lutfi dalam siaran pers resmi Kedubes RI di AS, Sabtu, 19 September 2020.

Lutfi juga mengaku siap berkolaborasi dengan mitra kerja dari berbagai kalangan di AS untuk terus memperkuat hubungan ekonomi, maritim, pertahanan dan keamanan, serta juga people-to-people contact.

"Tujuan strategis saya adalah mendorong hubungan bilateral RI-AS ke tingkat yang lebih tinggi, utamanya mempromosikan kerja sama perdagangan dan investasi dua arah yang lebih kuat antara Indonesia dan AS, dengan lebih jauh mengeksplorasi potensi yang masih sangat terbuka lebar," katanya.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini