Israel Peluk Erat Negara Arab, Pakistan: Tak Ada Artinya

Israel Peluk Erat Negara Arab, Pakistan: Tak Ada Artinya Foto: Reuters.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengatakan bahwa normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel "tidak ada artinya".

"Kita tidak bisa membuat keputusan tentang masalah yang telah ditolak oleh pemiliknya, rakyat Palestina," kata Khan kepada wartawan sebagaimana dilansir Middle East Monitor. "Warga Palestina, pemilik perjuangan, dirampas tanah dan haknya," tambahnya.

Baca Juga: Kebiri Kimia, Ide PM Pakistan untuk Hukum Pemerkosa

Pernyataan Khan datang beberapa hari setelah upacara yang diadakan di Gedung Putih di Washington DC, di mana Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani perjanjian untuk sepenuhnya menormalisasi hubungan dengan Israel.

Pada Sabtu (12/9/2020), warga Palestina turun ke jalan untuk memprotes tindakan tersebut, yang dianggap telah membuat warga Palestina semakin terisolasi.

Gedung Putih mengatakan, ada lima negara lain yang mempertimbangkan dengan serius untuk menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel setelah UEA dan Bahrain.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows menolak mengatakan nama-nama negara tersebut, namun dia mengatakan setidaknya tiga di antaranya dari kawasan Timur Tengah.

Salah satu negara yang diduga kuat ingin menormalisasi hubungan dengan Israel adalah Oman, yang duta besarnya hadir dalam upacara penandatanganan kesepakatan damai UEA, Bahrain dengan Israel di Gedung Putih pada Selasa (15/9/2020).

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini