Nah Lho, Bukan Tanpa Sebab, Anies Baswedan Dikatain Pemimpin Congkak, Gara-gara...

Nah Lho, Bukan Tanpa Sebab, Anies Baswedan Dikatain Pemimpin Congkak, Gara-gara... Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Ketua Forum Komunikasi Warga Jakarta, Azas Tigor Nainggolan mengaku heran dengan aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membuat acara penghormatan terakhir untuk Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah, yang diketahui wafat karena terjangkit Covid-19.

Menurut dia, pasien Covid harus langsung dimakamkan begitu dinyatakan wafat. Sebab, jenazah pasien Covid-19 disinyalir masih dapat menulari virus ke orang lain di sekitarnya. Baca Juga: Bicara Peluang Anies di Pilpres 2024, Ruhut PDIP Bersuara: PKS Hati-Hati Ya!

"Seseorang yang positif Corona seharusnya langsung dibawa dan dimakamkan segera sesuai protokol kesehatan masa pandemi Covid 19," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/9/2020). Baca Juga: Istana Anggap Anies Lebih Berbahaya daripada Covid, Orang Ini yang Bilang...

Lanjutnya, ia pun mempertanyakan tujuan Anies mengadakan acara penghormatan terakhir yang dihadiri oleh para PNS dan pejabat itu. Menurutnya, Anies lah yang menghampiri jenazah Saefullah ke Rumah Sakit sendiri.

"Jika memang ingin memberi penghormatan terakhir, kenapa tidak Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta yang datang menghampiri jenazah almarhum ke rumah sakit," jelasnya.

Kemudian, ia menganggap Anies hanya menunjukan sisi kesombongan seorang atasan kepada bawahan tanpa menunjukan kepedulian atas kesehatan pegawainya.

"Cara Anies Baswedan meminta membawa jenazah almarhum Saefullah mencerminkan sebagai kesombongan seorang atasan terhadap bawahannya," katanya

Bahkan, ia menilai bukan tidak mungkin acara tersebut menjadi momen kemunculan klaster baru."Perilaku kesombongan Anies sebagai atasan terhadap bawahannya ini sangat membahayakan menyebarkan Covid 19 dan melanggar hukum," pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini