Tanamduit Luncurkan Fitur Baru, Bisnis Bisa Raup Imbal Hasil Optimal

Tanamduit Luncurkan Fitur Baru, Bisnis Bisa Raup Imbal Hasil Optimal Foto: Fajar Sulaiman

Platform digital wealth management Tanamduit meluncurkan layanan terbaru Tanamduit bisnis sebagai solusi untuk mengoptimalkan imbal hasil atas dana kas operasional pengusaha UKM, yayasan, koperasi, maupun institusi lain yang selama ini masih menggunakan produk perbankan tradisional seperti giro dan tabungan.

Co-Founder & CEO Tanamduit (PT Star Mercato Capitale) Rini Hapsari menyatakan, dengan solusi Tanamduit bisnis, perusahaan dapat mengalokasikan dana kas yang tidak terpakai ke produk reksa dana pasar uang yang ada di Tanamduit bisnis.

"Rata-rata UKM, yayasan, koperasi, maupun institusi lain dalam mengelola dana kas transaksional hanya memanfaatkan produk bank berbentuk giro dan tabungan, di mana bunga yang dihasilkan hanya sekitar satu persen per tahun," ujar Rini, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Pandemi Bikin Sering Buka Aplikasi E-Commerce, Angkanya Capai 70%

Dalam fitur ini investor disajikan dengan data kinerja historis reksa dana, prospektus, dan fund fact sheet yang berfungsi untuk membantu investor dalam menemukan produk yang sesuai. Tanamduit juga menyajikan produk reksa dana pasar uang yang beragam dari jenis konvensional maupun syariah.

"Dengan menempatkan dana idle di reksa dana pasar uang yang memilih imbal hasil lebih tinggi, yakni sekitar 5-7 persen per tahun, pencairan dapat dilakukan kapan pun tanpa penalti, dan risiko rendah setara deposito, yayasan, UKM, koperasi, maupun institusi lain dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh," papar Rini.

Manfaat lain yang dapat dirasakan oleh investor adalah proses transaksi yang mudah dan dilakukan secara online melalui website Tanamduit bisnis sehingga dalam jumlah dana yang besar pun, investor dapat melakukan di mana saja.

Semua produk reksa dana pasar uang yang ditawarkan memiliki fitur yang dapat dicairkan sewaktu-waktu di mana dana akan efektif pada  T+1 (hari kerja bursa) dari instruksi pencairan.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini