Perry Warjiyo Pasang Badan, Rupiah Tenggelamkan Dolar AS & Global Sekalian!

Perry Warjiyo Pasang Badan, Rupiah Tenggelamkan Dolar AS & Global Sekalian! Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengumumkan bahwa suku bunga acuan ditahan pada level 4% sesuai dengan keputusan Rapat Dewan Gubernur BI pada 16-17 September 2020. Melalui konfrensi pers virtual, Perry menyatakan bahwa hal itu dilakukan salah satunya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Skandal Minna Padi: Janjikan Untung Besar-Besaran, Berakhir Buntung Tak Berkesudahan

"Keputusan ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah inflasi yang diprakirakan tetap rendah," pungkas Perry pada Kamis, 17 September 2020.

Selain itu, Perry juga menyampaikan optimismenya bahwa rupiah akan berpotensi untuk kembali menguat, mengingat saat ini nilainya masih undervalue. Bersamaan dengan itu, rupiah berhasil bertahan di zona hijau dengan apresiasi di hadapan dolar AS dan mata uang global lainnya. 

Baca Juga: Jagain Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan Tetap 4,0%

Pada penutupan pasar spot hari ini, rupiah terapresiasi 0,37% ke level Rp14.816 per dolar AS. Beberapa saat sebelumnya, rupiah perkasa hingga menenggelamkan dolar AS ke level Rp14.751. Sang Garuda juga menguat terhadap dolar Australia (0,51%), poundsterling (0,41%), dan euro (0,60%). 

Rupiah kian paripurna dengan statusnya sebagai mata uang terbaik di Asia. Rupiah terapresiasi di hadapan baht (0,92%), ringgit (0,67%), yuan (0,64%), won (0,47%), dolar Hong Kong (0,44%), won (0,39%), dolar Taiwan (0,37%), dolar Hong Kong (0,36%), dan yen (0,23%). 

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini