Hingga Agustus 2020, Penjaminan KUR Askrindo Tembus Rp60,4 T

Hingga Agustus 2020, Penjaminan KUR Askrindo Tembus Rp60,4 T Foto: Sufri Yuliardi

Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Dedi Sunardi, mengatakan bahwa perusahaannya mencatat volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp60,4 triliun hingga Agustus 2020.

Ia mengatakan nilai tersebut mencapai 76,55% dari realisasi volume penjaminan tahun lalu yakni Rp78,9 triliun. Baca Juga: Jamin 4.123 Debitur, KMK PEN Askrindo Capai Rp2,5 Triliun

"Capaian penjaminan KUR sampai Agustus Rp 60,4 triliun dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 3 triliun," katanya dalam diskusi secara virtual, Kamis (17/9/2020).

Lanjutnya, dengan realisasi tersebut, ia mengaku optimistis target penjaminan tahun ini mencapai target. Terlebih, Askrindo telah bekerja sama dengan perbankan yang kian agresif menyalurkan KUR kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).  Baca Juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Askrindo Syariah Gaet Mitra Perbankan

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk total volume dan outstanding pernjaminan senilai Rp396,4 triliun dan Rp109,6 triliun. "Realisasi itu terhitung sejak tahun 2007 hingga Agustus 2020." tambahnya.

Menurutnya, Askrindo hadir untuk menjalankan fungsi penjaminan KUR. Sementara itu, saat ini tercatat 20,7 juta penerima KUR telah dijamin Askrindo. Sedangkan, perusahaan juga menjamin 40,5 juta tenaga kerja yang diserap UMKM. 

Selain itu, ia juga mengatakan Askrindo juga mendukung pelaksanaan penjaminan KUR Super Mikro. Termasuk berbagai dukungan teknologi dipersiapkan untuk memuluskan program tersebut mulai dari penyesuaian sistem terhadap data KUR Supermikro Bank BRI sejak 2 September 2020.

"Kemudian penyesuaian sistem untuk seluruh bank penyalur KUR setelah BRI. Hal ini dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dari bank penyalur KUR tersebut," terangnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini