Perusahaan Besutan Jack Ma Mau Investasi ke Perusahaan yang Diboikot Amerika

Perusahaan Besutan Jack Ma Mau Investasi ke Perusahaan yang Diboikot Amerika Foto: Alibaba

Alibaba Group Holding Ltd dan China Mobile Communication Group Co Ltd kabarnya sedang berpikir untuk menyuntikkan modal 3 miliar yuan (sekitar Rp425,3 miliar) untuk salah satu perusahaan yang masuk Daftar Hitam Departemen Perdagangan Amerika Serikat, Dahua Technology Co Ltd.

Informasi itu berasal dari tiga narasumber yang mengetahui masalah itu, dikutip dari Reuters, Kamis (17/9/2020). Rencana itu kabarnya akan mereka wujudkan dalam beberapa pekan lagi.

"Alibaba dan China Mobile berniat sama-sama berinvestasi di Dahua yang memiliki kapitalisasi pasar 10,3 miliar dolar AS, melalui penempatan saham pribadi dalam beberapa minggu mendatang," ujar sumber itu.

Baca Juga: Ini Daftar iPhone dan iPad yang Dapat Update iOS 14 dan iPadOS 14

Baca Juga: Cara Download dan Install iOS 14 dan iPadOS 14, Banyak Fitur Baru!

China Mobile juga sedang merundingkan perjanjian bisnis tiga tahun dengan Dahua; nilainya mencapai 40 miliar yuan.

Sumber yang meminta syarat anonim itu menambahkan, "perjanjian itu akan membuat China Mobile mendapatkan penggunaan big data, layanan komputasi, peralatan pengawasan video, dan teknologi internet of things (IoT) milik Dahua."

Sayangnya, baik China Mobile maupun Alibaba tak menanggapi permintaan komentar; sedangkan Dahua tak mengatakan informasi apapun soal masalah itu.

Sekadar informasi, AS memasukkan Dahua ke Daftar Hitam karena menganggap perusahaan itu membantu Beijing memantau dan menahan kaum Uighur dan minoritas muslim lain. Karena hal itu, Dahua tak bisa membeli teknologi AS tanpa persetujuan dari pemerintahan Trump.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini