Sekdanya Meninggal, Anies Minta Warganya Jangan Anggap Enteng Corona

Sekdanya Meninggal, Anies Minta Warganya Jangan Anggap Enteng Corona Foto: Sufri Yuliardi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan warganya untuk menjaga keselamatan masyarakat dan orang-orang di sekitar, Anies mengharapkan semua anggota masyarakat untuk menjalankan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) secara tertib dan rutin.

"Tinggallah di rumah kecuali perlu. Jangan bepergian kecuali 'urgent'. Kerjakan semua sebisa mungkin dari rumah. Ini bukan kondisi yang bisa dientengkan dan jangan pernah dianggap enteng. Pesan kami dari Pemprov, jadikan ini pelajaran bagi semuanya dan jaga kesehatan kita serta orang lain," tutur Anies.

Baca Juga: Sekda DKI Meninggal, Raut Muka Anies Serius: Ini Mengkhawatirkan

Hal itu dikatakan Anies menanggapi meninggalnya Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang tutup usia pada Rabu ini pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada usia 56 tahun.

Sebelumnya Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu (13/9) dini hari.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengonfirmasi Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia akibat kerusakan jaringan paru-paru, efek dari paparan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Widyastuti menjelaskan bahwa Saefullah meninggal karena "shock sepsis irreversible" dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi COVID-19.

Almarhum Saefullah, diputuskan untuk tidak dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19 di Pondok Ranggon atau Tegal Alur. Namun dikebumikan di wakaf makam keluarga di Rorotan Jakarta Utara.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008-2014.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini