Luhut Diperintah Beresin Covid-19, Ahli Tolak Mentah-mentah: LBP Bukan Superman!

Luhut Diperintah Beresin Covid-19, Ahli Tolak Mentah-mentah: LBP Bukan Superman! Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan mengawasi penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di delapan provinsi prioritas dikritik epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono.

Menurut dia, penanganan pandemi yang semakin meluas di Tanah Air harus ditangani secara bersama. Adapun penanganan itu antara lain memperkuat sistem pemerintah, membangun sistem kesehehatan publik.

"LBP bukan 'superman'. Mungkinkah LBP dapat menyelesaikan pandemi Covid-19 yang sudah semakin meluas di nusantara. Sebaiknya ditangani bersama, dengan perkuat sistem pemerintahan, membangun sistem kesehatan publik yang andal. Pandemi ini akan berjalan lama sekali," kata Pandu melalui akun Twitternya, @drpriono1, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Opung Luhut Ungkap 8 Biang Kerok Ekonomi Jatuh ke Minus 5,32%

Baca Juga: Bongkar Alasan Impor TKA, Opung Luhut: Indonesia Kekurangan Tukang...

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk fokus menangani Kasus Covid-19 di sembilan Provinsi.

Ke delapan provinsi yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total nasional tersebut adalah DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Sulsel, Bali, Sumut dan ditambah Papua.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini