PKS Jabar Rancang Kurikulum Kaderisasi

PKS Jabar Rancang Kurikulum Kaderisasi Foto: Rahmat Saepulloh

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat berkomitmen dan merancang kurikulum kaderisasi dengan mengakomodir nilai-nilai kebangsaan, Pancasila dan UUD 1945.

Demikian terungkap saat DPW PKS Jawa Barat menggelar Seminar Nasional bersamabFraksi PKS MPR RI, dengan tema, Penataan Kurikulum Kepemimpinan dan Kaderisasi dalam Partai Politik Berdasarkan Pancasila dan UUD NRI tahun 1945 di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (16/9/2020). Baca Juga: Aksi Anies Terapkan PSBB, Penilaian PKS: Respon Anies Sesuai Arahan Jokowi

Sebagai pembicara keynote speaker hadir Presiden PKS, Sohibul Iman, Ketua Fraksi PKS di MPR Tifatul Sembiring, Sekretaris Fraksi, Johan Rosihan, Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), serta Anggota Dewan PKS dari Dapil Jawa Barat, Ahmad Syaikhu. Baca Juga: Tak Hanya PSR, Ini Paket dari BPDPKS untuk Sawit Rakyat

Ketua Umum DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu mengatakan, pihaknya  aktif melakukan pembinaan karakter terhadap seluruh anggotanya, sebagaimana diatur dalam undang-undang no 2 tahun 2011 tentang partai politik Pasal 34, ayat 3b menyebutkan bahwa pendidikan Politik dengan kegiatan Pendalaman mengenai empat pilar berbangsa dan bernegara, pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam membangun etika dan budaya politik serta pengaderan anggota Partai Politik secara berjenjang dan berkelanjutan.

"Program kaderisasi PKS Jawa Barat memuat prinsi-prinsip Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah disampaikan dalam berbagai program dan kegiatan Pengkaderan PKS Jawa Barat, diantaranya Sekolah Kepemimpinan Partai, Sekolah Kepemimpinan Pemuda dan  Sekolah Sosiopreneur, program PKS Muda; Kemah Bakti Nusantara; Training Orientasi Partai; Taklim Rutin Partai serta Taklim Rutin Kader," jelasnya

Adapun Ketua DPP PKS Bidang Kaderisasi, Ahmad Heryawan menilai peran partai politik sebagai wahana kaderisasi kepemimpinan, baik di tingkat nasional sangatlah strategis, maka penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan. 

"Selain itu wajib diterapkan juga nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum kaderisasi kepemimpinan," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini