Jokowi Effect Gak Manjur, Profit Taking Bikin IHSG Babak Belur

Jokowi Effect Gak Manjur, Profit Taking Bikin IHSG Babak Belur Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau 0,14% ke level 5.169,25 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 15 September 2020. Didukung oleh sentimen pidato Presiden Jokowi mengenai penanganan Covid-19 di Tanah Air, apresiasi IHSG sempat menebal hingga lebih dari 0,40% dan terbang ke level tertinggi di 5.187,38.

Baca Juga: Ketika Jokowi Sudah Bersuara, Pelaku Pasar Bergembira

Perlu diketahui, pada penutupan pasar kemarin, IHSG berakhir dengan penguatan 2,89% dan menjadi indeks terbaik di Asia. Meski begitu, bayang-bayang profit taking telah membatasi pergerakan IHSG pada pagi ini. Alhasil, IHSG tak lama kemudian berbalik arah ke zona merah dengan depresiasi lebih dari 0,70% dan tumbang ke 5.121,12.

Baca Juga: Good Job! Walau Dibobol Ratusan Miliar Rupiah, IHSG Berakhir Cerah!

Bursa mencatat, kala pembukaan pasar nilai jual bersih yang terhimpun mencapai Rp70,59 miliar atau setara dengan Rp4,10 triliun dalam sepekan.

Sejumlah 973,37 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 61.170 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp654,74 miliar. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 140 saham naik, 85 saham turun, dan 148 saham lainnya stagnan.

Sementara itu, bursa Asia bergerak variatif pagi ini. Indeks Nikkei turun 0,66%, Shanghai turun 0,01%, Hang Seng naik 0,30%, dan Strait Times naik 0,55%.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini