Negara dan Oligarki Punya Pengaruh Besar pada Klub, Mourinho Mengamini

Negara dan Oligarki Punya Pengaruh Besar pada Klub, Mourinho Mengamini Foto: Twitter/@SpursOfficial

Beberapa hari lalu Juergen Klopp mengatakan bahwa Liverpool tak bisa belanja banyak pemain karena tak disponsori negara dan oligarki. Kritik tersebut, meski pedas, diamini oleh Jose Mourinho.

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengutip kata-kata Klopp ketika menjelaskan kondisi keuangan tim yang membuatnya tak leluasa mendatangkan pemain di bursa transfer. Sejauh ini Tottenham cuma mendatangkan Matt Doherty dan Pierre-Emile Hojbjerg, serta penjaga gawang veteran Joe Hart.

Baca Juga: Mourinho Heran Rencana Beli Striker Baru Dapat Banyak Sorotan

“Suatu hari Jurgen mengatakan bahwa Liverpool bukanlah klub oligarki dan milik negara, dan kami (Tottenham, red) adalah sama. Kami tidak bisa pergi ke pasar dan menghabiskan banyak uang untuk pemain!” kata Mourinho dikutip Daily Mail.

Jika dibandingkan dengan Chelsea, belanja Tottenham Hotspur dan Liverpool di bursa transfer musim panas tahun ini tentu tidak ada apa-apanya. Chelsea sudah menghabiskan lebih dari 200 juta pound untuk memboyong tujuh pemain baru.

Salah satu yang cukup disorot adalah keputusan mendatangkan Kai Havertz dari Bayer Leverkusen dengan harga 75,8 juta pound atau setara Rp1,44 triliun. Begini komentar Klopp ketika menanggapi manuver belanja Chelsea.

“Untuk beberapa klub, sepertinya tak peduli betapa tidak pasti masa depan. Itulah klub yang dimiliki oleh negara, dimiliki oleh oligarki, itulah faktnya. Tapi, kami adalah klub yang berbeda." kata Klopp.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini