Waspada, Obesitas Buat Covid-19 Jadi Lebih Berbahaya

Waspada, Obesitas Buat Covid-19 Jadi Lebih Berbahaya Foto: Rawpixel/Name9347

Obesitas merupakan faktor risiko dari beragam penyakit, seperti diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung. Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, obesitas juga menjadi faktor risiko yang patut diwaspadai.

Studi pendahuluan telah menunjukkan bahwa obesitas dapat membuat Covid-19 menjadi lebih berbahaya. Studi yang melibatkan 17.000 pasien Covid-19 di Inggris menunjukkan bahwa pasien Covid-19 dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 30 memiliki risiko 33 persen lebih besar untuk mengalami kematian dibandingkan yang tidak obesitas.

"(Orang-orang dengan IMT di atas 30) memiliki kecenderungan lebih besar untuk dirawat di ICU dan mengalami kematian," ujar Profesor Calum Semple dari University of Liverpool seperti dilansir Independent.

Baca Juga: Cara Jaga dan Tingkatkan Imunitas Lawan Covid-19

Analisis dari Imperial College London juga menunjukkan hal serupa. Pasien laki-laki atau pasien obesitas memiliki penurunan peluang bertahan hidup akibat Covid-19. Studi lain yang dilakukan peneliti Inggris mendapati bahwa obesitas meningkatkan risiko rawat inap di rumah sakit akibat gejala berat Covid-19 hingga dua kali lipat.

Orang-orang yang obesitas juga tak jarang memiliki penyakit lain seperti penyakit jantung atau diabetes tipe 2. Bila penyakit-penyakit ini turut diperhitungkan maka risiko yang dihadapi pasien Covid-19 akan jauh leih besar.

Sebuah studi dalam jurnal Lancet juga mengungkapkan bahwa obesitas merupakan faktor risiko Covid-19 yang kurang diperhitungkan. Padahal, obesitas merupakan faktor risiko yang relevan mengingat kasus obesitas di dunia cukup banyak.

"Pada akhir Maret 2020, pasien yang lebih muda mulai dirawat di ICU kami, banyak dari mereka yang juga obesitas," jelas tim dari Johns Hopkins Hospital dalam jurnal Lancet.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini