Kasus Terus Melonjak, Bahkan Dokter Sampai Nggak Sempat Istirahat

Kasus Terus Melonjak, Bahkan Dokter Sampai Nggak Sempat Istirahat Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Tren lonjakan pasien baru terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Riau mulai berdampak pada tenaga kesehatan, bahkan dokter spesialis paru di Kota Pekanbaru kurang istirahat karena banyak pasien baru yang harus mendapat penanganan di rumah sakit.

“Saya beberapa hari terakhir gak bisa tidur karena selalu dapat telpon malam-malam ada pasien masuk (rumah sakit) kondisinya gawat,” kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Jumat.

Dokter Indra Yovi selain sebagai juru bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Riau juga bertugas menangani pasien COVID-19 dengan kondisi gawat seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad di Pekanbaru.

Baca Juga: Benarkah Anji Sudah Ditetapkan Tersangka Kasus Hoax Corona?

Ia mengatakan tenaga kesehatan sangat berharap ada kebijiakan segera dari pemerintah daerah di kabupaten dan kota untuk menekan penyebaran wabah.

“Saya bicara sebagai dokter dan mewakili tenaga kesehatan yang menangani COVID-19, pemerintah tolong bantu kami. Bantu kami dengan kebijakan yang buat orang pakai masker,” katanya memohon.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, mengatakan Riau terus mengalami lonjakan kasus baru COVID-19 sejak Agustus. Bahkan hingga tanggal 11 September ini, penambahan jumlah kasus sudah hampir menyamai angka pertambahan di bulan Agustus.

“Penambahan kasus terkonfirmasi baru sampai tanggal 11 September sudah mencapai 1.418, hampir sama dengan kasus pada bulan Agustus yang mencapai 1.480. Dipastikan sampai akhir bulan September kita akan mengalami penambahan kasus yang sangat besar,” ujar Mimi.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini