Cihuy, Gak Tangung-tanggung, Bukalapak Cuan Transaksi hingga 400%

Cihuy, Gak Tangung-tanggung, Bukalapak Cuan Transaksi hingga 400% Foto: Antara/Aprillio Akbar

Platform e-commerce Bukalapak mencatatkan kenaikan transaksi selama pandemi berlangsung. Tren kenaikan transaksi menjadi lazim dialami oleh penyelenggara lokapasar daring.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin memaparkan total processing value (TPV) perusahaan naik sebesar 400% sepanjang kuartal pertama 2018 hingga kuartal kedua 2020.

"Kami mengoptimalkan platform kami untuk menerobos kesenjangan ekonomi, infrastruktur, dan mendukung inklusi keuangan. Kami ingin menciptakan dampak di masyarakat dengan terus mengembangkan ekosistem digital yang berbasis keadilan ekonomi bagi semua," katanya, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga: Pandemi Malah Bikin Bukalapak Panen Mitra UMKM, sampai 3 Juta!

Baca Juga: Shopee Cuan Gede-gedean, Transaksi Kuartal II Melesat 130%

Capaian ini didominasi oleh transaksi yang berasal dari  kota-kota di luar tier 1 dan pertumbuhan market share yang tetap stabil walau di masa pandemi.

Menanggapi tingginya kebutuhan pokok selama pandemi, Bukalapak juga memperluas jangkauan BukaMart ke 90 kota di seluruh Indonesia dan menggandeng toko-toko offline untuk bergabung dan mempermudah akses bagi pengguna dalam membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari, terutama di masa pandemi ini.

Sementara itu, selama masa pandemi, pertumbuhan rata-rata produk virtual di Bukalapak mencapai lebih dari 60% dibandingkan sebelum masa pandemi. Kenaikan ini berfokus pada produk-produk seperti pulsa dan paket data, pembayaran tagihan, voucer streaming, voucer belajar untuk kursus online, dan pembelian gift card.

Sedangkan dalam hal inovasi pembayaran, transaksi di warung Mitra Bukalapak yang menggunakan metode pembayaran QRIS naik lebih dari 50%.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini