Melihat Angka Kontrak Harry-Meghan dengan Netflix

Melihat Angka Kontrak Harry-Meghan dengan Netflix Foto: Reuters/Daniel Leal-Olivas

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti besar bayaran yang didapat Pangeran Harry dan Meghan Markle atas kerjasama dengan layanan streaming Netflix. Setelah sepakat bekerja sama, Harry-Meghan akan memproduseri sebuah animasi edukatif, di mana Meghan sekaligus akan menjadi pengisi suara.

Beberapa laporan menyatakan keduanya mendapat bayaran sekitar 150 juta dolar AS. Namun, seorang sumber dari industri Hollywood, dilansir Pagesix, Rabu (9/9/2020), menduga upah yang diterima justru jauh lebih kecil.

Baca Juga: Sah, Pangeran Harry-Meghan Markle Siap Main di Netflix

Seorang agen bakat top Hollywood mengaku terkejut jika kesepakatantersebut bernilai hanya lebih dari 2 juta dolar AS per tahun. Hal ini karena Harry-Meghan bukan saja sebagai pembuat konten, melainkan juga produser. Seorang produser nominasi Oscar juga setuju jika keduanya harus dibayar dengan jumlah yang lebih pantas.

“Jika saya adalah agen mereka, saya akan meminta Netflix untuk memberi saya uang seperti yang diterima Obama,” kata sumber itu.

Belum terungkap berapa banyak upah yang diterima Barack dan Michelle Obama dari kesepakatan dengan Netflix atau berapa tahun perjanjian Harry dan Meghan akan berjalan. Hal yang pasti, Harry-Meghan akan memproduksi seri dokumenter alam dan animasi, serta acara untuk wanita yang menginspirasi.

Sebelumnya diketahui sudah ada beberapa pihak yang mencoba mendekati Harry dan Meghan sebelum mereka menandatangani kontrak dengan Netflix.

Sedangkan masyarakat Inggris dikabarkan sudah tak lagi khawatir terkait uang pajak mereka yang dijadikan biaya hidup mantang anggota kerajaan itu.

Pasalnya, dari beberapa kegiatan yang dilakukan keduanya, uang tersebut cukup untuk membiayai kehidupan Harry dan Meghan.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini