Nama Trump Masuk Nominasi Nobel, Apa Perannya?

Nama Trump Masuk Nominasi Nobel, Apa Perannya? Foto: Antara/Carlos Barria

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (9/9/2020) dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian karena perannya menengahi kesepakatan normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel yang kontroversial.

Pencalonan itu diajukan oleh Christian Tybring-Gjedde, anggota parlemen Norwegia. Kepada Fox News, Christian menyampaikan alasan mengapa dia menganggap presiden AS itu layak dinominasikan.

Baca Juga: Trump Siap Rogoh Rp1,5 Triliun dari Kantong Sendiri tapi buat...

"Atas jasanya, saya pikir dia telah melakukan lebih banyak upaya untuk menciptakan perdamaian antar negara daripada kebanyakan nominator Hadiah Perdamaian lainnya," kata Tybring-Gjedde, yang juga ketua delegasi Norwegia untuk Majelis Parlemen NATO.

Menurut dia, perjanjian ini bisa menjadi pengubah permainan yang akan mengubah Timur Tengah menjadi wilayah kerja sama dan kemakmuran. Pada 13 Agustus, UEA dan Israel mengumumkan kesepakatan yang ditengahi AS untuk menormalisasi hubungan, termasuk membuka kedutaan di wilayah masing-masing.

Otoritas Palestina dan faksi-faksi perlawanan mengecam kesepakatan itu karena dianggap tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak warga Palestina.

Otoritas Palestina mengatakan setiap kesepakatan dengan Israel harus didasarkan pada Prakarsa Perdamaian Arab tahun 2002 dengan prinsip "tanah untuk perdamaian" dan bukan "perdamaian untuk perdamaian" seperti yang diklaim Israel.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini