250 Siswa SMAN Bandung Dapat Kuota Internet Axis Gratis!!!

250 Siswa SMAN Bandung Dapat Kuota Internet Axis Gratis!!! Foto: Rahmat Saepulloh

XL Axiata melalui AXIS Memberikan Bantuan Kartu Perdana dan Kuota Internet Gratis Bagi Pelajar Di Jabar Sebesar 30 GB kepada 250 siswa dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM). 

Territory Sales Manager area Bandung 1 XL Axiata, Oni Prasetyo mengatakan bahwa program tersebut juga sejalan dengan program pemerintah yakni membantu meringankan beban orangtua siswa dalam memenuhi kuota internet putra-putrinya saat belajar daring (dalam jaringan) atau belajar di rumah (BDR) di masa pandemi. Baca Juga: XL Axiata Gratiskan Kuota Internet bagi Pelajar dan Mahasiswa

"XL sendiri memberikan bantuan kuota kartu perdana plus kuota persiswa perbulannya total 85 GB/bulan, berlangsung selama empat bulan. Dengan rincian dibagi dua, 30 GB kuota pendidikan edukasi, 55 GB untuk kuota utama dan chatting," kata Oni saat menyerahkan bantuan 100 kartu perdana plus kuota bersama Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat (FWP-Jabar) di Bandung, Rabu (9/9/2020).

Oni menjelaskan sebelumnya, XL juga memberikan paket kuota internet gratis bagi siswa SMAN 22 Bandung sebanyak 150 unit.  Baca Juga: XL Axiata Implementasikan Teknologi Cloud dari Ericsson

XL Axiata/AXIS sendiri hingga berita ini diturunkan telah memberikan sekitar 745.000 kartu perdana plus kuota internet, untuk pelajar dan guru di 16 kota/kabupaten di Jawa Barat, yang masuk dalam area Central Region. 

Adapun Ketua WFP Jabar, Ahmad menambahkan diharapkan bantuan kuota internet ini bisa membantu proses pembelajaran jarak jauh. 

"Ini merupakan gagasan dari Kang Rahmat rekan kami dari wartawan Warta Ekonomi. Beliau yang menjadikan ini bisa terealisasi. Sebetulnya sudah mengagendakan untuk membantu banyak sekolah, sebelum akhirnya Pemprov Jabar akan memberikan 3,2 juta kartu perdana plus kuota internet 10 GB dari Telkomsel. Dibagikan kepada siswa SMA, SMK dan SLB sebanyak 1,9 juta sedangkan sisanya 1,3 juta untuk siswa Madrasah Aliyah di Jabar," jelasnya.

Namun, lanjut Ahmad bantuan tersebut  tidak menutup kemungkinan provider penyedia layanan internet lain untuk membantu pelajar yang ada, mulai jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat di seantero Jabar.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini