Wanti-Wanti Jokowi di Pilkada: Jangan Ada Politik Identitas!

Wanti-Wanti Jokowi di Pilkada: Jangan Ada Politik Identitas! Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tidak ada penggunaan narasi-narasi yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Dia meminta adanya ketegasan terkait hal ini.

"Kita juga tidak membiarkan, jangan membiarkan penggunaan bahasa, penggunaan narasi, penggunaan simbol-simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat. Harus ada ketegasan," ujarnya saat membuka rapat terbatas, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Jokowi Ajak Samakan Frekuensi: Kita Memang dalam Kondisi Kritis!

Dia memperingatkan agar politik identitas maupun isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak digunakan untuk memenangkan Pilkada Serentak 2020.

"Jangan sampai menggunakan politik-politik identitas, politik SARA, karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan. Ini yang harus dicegah," jelasnya.

Menurutnya, di pilkada kali ini harus didorong agar para calon beradu program untuk menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin di daerah.

"Kita harus mendorong para calon untuk beradu program, kontestasi gagasan, beradu kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah. Kita juga harus mendorong masyarakat untuk mempelajari track record calon agar memperoleh pemimpin yang baik, yang terbaik," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini