Top Markotop, Saldo Simpeda Tembus Rp56,10 Triliun

Top Markotop, Saldo Simpeda Tembus Rp56,10 Triliun Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Supriyatno menyatakan bahwa tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia.

Ia juga menyebut Simpeda yang sudah berjalan 31 tahun ini terus mengalami peningkatan signifikan. Baca Juga: BPDPKS Gelontorkan Rp890 Juta untuk Riset Kelapa Sawit

Selain itu, meski saat ini dunia tengah dihadapi pandemi virus corona atau Covid-19, Bank Pembangunan Daerah dari Aceh sampai dengan Papua, senantiasa memberikan yang terbaik untuk nasabah tercintanya dan salah satunya dengan tetap melaksanakan customer loyalty program berupa program Undian Nasional Tabungan Simpeda secara daring.

Berdasarkan penarikan undian Simpeda periode ke-1 Tahun XXXI - 2020 di Jakarta kali ini, jumlah penabung sampai akhir Juni 2020 berjumlah 7.209.314 orang dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp56,10 triliun. Baca Juga: BPD DIY Sabet Penghargaan dari Warta Ekonomi

Sambung Direktur Utama Bank Jateng ini, mengatakan apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda bulan Agustus 2019 di Bali sampai dengan di Jakarta, dari sisi penabung terjadi kenaikan 7,06 persen, sedangkan saldo Simpeda meningkat 2,32 persen atau naik sebesar Rp1,27 triliun.

“BPD yang paling banyak menghimpun Tabungan Simpeda sejak lebih dari 10 tahun terakhir, yaitu Bank Jatim, sampai dengan posisi Juni 2020 telah menghimpun Simpeda sebanyak Rp 3,44 triliun atau sebesar 23,96 persen dari Tabungan Simpeda Nasional,” katanya, Selasa (8/9/2020).

Lanjutnya, ia mengatakan saat ini total BPD di Indonesia mencapai 27 bank, dengan kepemilikan oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota, dan investor strategis. Sementara itu, beberapa BPD sudah dimiliki publik melalui IPO, yakni Bank BJB dan Bank Jatim.

Terkait kinerja kredit, BPD juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Pada Desember 2019, posisi kredit BPD  mencapai Rp467,92 triliun atau meningkat sebesar 11,987% dibandingkan posisi Desember 2018 sebesar Rp417,85 triliun.

“Sementara Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD seluruh Indonesia pada Desember 2019 mencapai Rp 530,78 triliun, atau mengalami peningkatan sebesar 14,20% dibanding posisi Desember 2018 yang mencapai Rp 464,76 triliun.” Jelas Ketua Umum Asbanda.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini