Disebut Bahaya, AS Siap Rilis Larangan Berpergian ke Indonesia

Disebut Bahaya, AS Siap Rilis Larangan Berpergian ke Indonesia Foto: Antara/Ampelas

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengeluarkan peringatan tentang bahaya berkunjung ke Indonesia selama pandemi Covid-19.

CDC sebagai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit adalah lembaga kesehatan masyarakat nasional di Amerika Serikat (AS) yang berada di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, dan berkantor pusat di Atlanta, negara bagian Georgia.

Baca Juga: Jadi Kasus Impor, WNI di Malaysia Positif Covid-19

Dikutip dari laman resmi, CDC memberi peringatan level tiga tentang risiko penyebaran Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi. Sehingga masyarakat AS diingatkan untuk menghindari perjalanan yang tidak penting ke Indonesia.

"CDC merekomendasikan para pelancong menghindari semua perjalanan internasional yang tidak penting ke Indonesia. Wisatawan dengan peningkatan risiko penyakit parah akibat Covid-19, harus mempertimbangkan untuk menunda semua perjalanan, termasuk perjalanan penting ke Indonesia," demikian pernyataan CDC yang dikeluarkan sejak 6 Agustus lalu.

CDC melanjutkan analisisnya, :Risiko Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi. Jika Anda sakit di Indonesia dan membutuhkan perawatan medis, sumber daya (tenaga medis) mungkin terbatas."

Jika memang turis atau pelancong tetap memaksakan datang ke Indonesia, CDC mengimbau agar mereka berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri atau Kementerian Kesehatan Indonesia, Biro Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri AS untuk mengetahui detail tentang persyaratan masuk dan larangan bagi pelancong yang datang, seperti tes wajib atau karantina.

"Kebijakan lokal di tujuan Anda mungkin mengharuskan Anda untuk diuji Covid-19 sebelum Anda diizinkan memasuki negara tersebut. Jika hasil tes Anda positif pada saat kedatangan, Anda mungkin diminta untuk mengisolasi diri selama jangka waktu tertentu," begitu pernyataan CDC.

Anda bahkan mungkin dilarang kembali ke Amerika Serikat, sesuai jadwal. Anda mungkin mempertimbangkan untuk menjalani tes sebelum melakukan perjalanan. Jika demikian, lihat halaman web pengujian Covid-19 untuk informasi lebih lanjut."

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini