Dikritisi Doni Monardo, Anies Tegaskan Ganjil-Genap Diperpanjang

Dikritisi Doni Monardo, Anies Tegaskan Ganjil-Genap Diperpanjang Foto: Sufri Yuliardi

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan sedang menyiapkan kebijakan perihal penerapan ganjil genap di Ibu Kota, apakah nantinya akan diperpanjang atau tidak.

Rencananya, Anies akan menyampaikan kelanjutan ganjil genap pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi di Jakarta yang akan berakhir dalam waktu dekat. 

"Kami sedang menyiapkan satu paket kebijakan, jadi bukan masing-masing item. Tapi satu paket bersamaan dengan nanti berakhirnya siklus PSBB kita. Karena siklus PSBB kita akan berakhir tanggal 9 dan saat itu kami akan sampaikan paket kebijakan untuk fase berikutnya," kata Anies di Jakarta, Senin, 7 September 2020.

Baca Juga: Tak Ada CFD, Warga Anies Tetap Olahraga Penuhi Bundaran HI

Mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta merujuk pada data soal penerapan ganjil genap.

"Kami di DKI nomor satu selalu transparan, kedua selalu menggunakan data dan menyampaikan data itu lengkap. Jadi, keputusan kebijakan-kebijakan itu selalu merujuk kepada angka yang senyatanya terjadi di lapangan. Itulah sebabnya, kami Insya Allah konsisten dengan itu, termasuk saat nanti kami umumkan siklus berikutnya," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, menyampaikan data terbaru terkait penanganan Corona COVID-19. Ia bilang, dari 944 pasien yang dirawat di rumah sakit darurat Wisma Atlet, sebagian besar di antaranya karena menggunakan transportasi umum imbas kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini