Sri Mulyani Beri Kabar, Rupiah Bar-Bar: Dolar AS & Global Bubar

Sri Mulyani Beri Kabar, Rupiah Bar-Bar: Dolar AS & Global Bubar Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Nilai tukar rupiah agresif menekan dolar AS dan banyak mata uang global pada perdagangan spot awal pekan ini, Senin, 7 September 2020. Dilansir dari RTI, kebar-baran rupiah bahkan mampu mendoron dolar AS hingga ke level Rp14.719 pada pagi Senin pagi.

Sampai dengan pukul 09.50 WIB, rupiah terapresiasi 0,23% ke level Rp14.726 per dolar AS. Tiga mata uang global lainnya juga ikut tunduk kepada rupiah, yaitu dolar Australia (0,19%), euro (0,25%), dan poundsterling (0,49%). 

Baca Juga: Kompak! Nih Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, 7 September 2020

Baca Juga: Ramalan BI Soal Rupiah dan Deflasi di Pekan Pertama September

Bukan cuma itu, seluruh mata uang Asia juga melemah terhadap rupiah. Sang Garuda kini unggul atas ringgit (0,37%), dolar Taiwan (0,24%), dolar Singapura (0,22%), dolar Hong Kong (0,21%), yen (0,19%), won (0,16%), baht (0,15%), dan yuan (0,05%). 

Baca Juga: Bu Menkeu Pimpin Dewan Moneter, RR: Pak Jokowi Mudah Diakali?

Keperkasaan rupiah di hadapan banyak mata uang tidak terlepas dari jawaban tegas Sri Mulyani perihal Dewan Moneter. Melalui video conference, ia mengabarkan bahwa saat ini pemerintah sama sekali belum membahas perihal pembentukan Dewan Moneter, di mana Menteri Keuangan disebut akan menjadi ketuanya. 

Selain menyebut bahwa wacana tersebut diusulkan oleh DPR, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa Presiden Jokowi udah memberi pengarahan bahwa Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter harus independen.

"Penjelasan Bapak Presiden dalam hal ini posisi pemerintah sangat jelas bahwa kebijakan moneter harus tetap kredibel, efektif, dan independen," tegas Sri Mulyani, Jumat, 4 September 2020 lalu.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini