NASA Pilih 5 Proposal Misi Studi Lingkungan Luar Angkasa

NASA Pilih 5 Proposal Misi Studi Lingkungan Luar Angkasa Foto: Unsplash/SpaceX

NASA mengumumkan mereka telah memilih lima proposal untuk studi konsep misi beberapa waktu lalu. Studi konsep misi tersebut akan membantu meningkatkan pemahaman manusia tentang matahari dan caranya berinteraksi dengan bumi di luar angkasa.

Badan tersebut mengungkapkan lima proposal tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi yang akan membantu melindungi astronaut, satelit, dan sinyal komunikasi di luar angkasa.

"Masing-masing proposal ini menawarkan kesempatan untuk mengamati sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya atau untuk memberikan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya ke dalam bidang penelitian utama. Semuanya untuk melanjutkan eksplorasi alam semesta tempat kita tinggal," ujar Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir Fox News.

Baca Juga: Perhatian, Satelit NASA Akan Jatuh ke Bumi

Masing-masing proposal akan menerima 1,25 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk mendanai studi konsep selama sembilan bulan. Setelah masa studi, NASA akan memilih satu hingga dua proposal yang akan diluncurkan.

Direktur Divisi Heliofisika di Direktorat Misi Sains NASA mengatakan misi tersebut akan menyediakan sensor di seluruh tata surya dan menawarkan perspektif kunci untuk memahami ruang yang semakin dilalui oleh teknologi manusia dan manusia.

Kelima proposal tersebut dipilih berdasarkan potensi nilai ilmiah dan kelayakan rencana pembangunan. Investigasi yang dipilih akan dibatasi hingga 250 juta dolar AS dengan dana dari program Explorer Heliophysics NASA.

Baca Juga: NASA Peringatkan Bumi Akan Alami Bencana, Penyebabnya...

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini