Bamsoet Ajak Masyarakat Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik

Bamsoet Ajak Masyarakat Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik Foto: Istimewa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai dengan penduduk mencapai 267 juta jiwa, potensi market penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) di Indonesia sangat besar. Di kawasan Jabodetabek saja, menurut data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, hingga awal tahun 2020, tercatat sudah ada 669 unit KBL di DKI Jakarta. Terdiri dari 631 unit kendaraan roda dua dan 38 unit roda empat.

Bamsoet menyebutkan bahwa jumlah per bulan September 2020 sudah bertamban. Meski deminikian, pengguna KBL masih terbatas karena harganya yang tinggi, melebihi kendaraan berbahan bakar minyak.

Baca Juga: Bamsoet: Ide dan Kreativitas Kunci Sukses Modifikasi Otomotif

"Seiring trend dunia yang mulai mengurangi emisi gas buang, produsen kendaraan otomotif berbahan bakar minyak pasti akan turut memproduksi KBL. Jika jumlahnya semakin banyak, pasar peminat juga banyak, pada akhirnya harga jual KBL akan menyesuaikan," ujar Bamsoet saat meresmikan showroom Prestige Image Motorcars, salah satu penyedia KBL di Indonesia, Sabtu (5/9/20) kemarin.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, di DKI Jakarta, misalnya, jika di rata-rata kualitas udaranya mencapai angka 118.3 mikrogram/meter kubik, jauh dari ambang batas normal yang ditetapkan WHO sebesar 25 mikrogram/meter kubik. Dari berbagai kajian, hampir 45 persen polusi tersebut disebabkan kendaraan berbahan bakar minyak.

"Selain tak mencemari lingkungan, keuntungan lain menggunakan KBL bisa menghemat pengeluaran. Karena biaya perawatan yang rendah, sekitar 35 persen dibawah kendaraan berbahan bakar minyak, lantaran tak adanya komponen tertentu seperti oli, filter oli, busi, dan katup engine. Biaya pengisian bahan bakar melalui charging listrik juga sangat rendah, dibanding kendaraan berbahan bakar minyak," urai Bamsoet.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini