PDIP Tuduh Rongrong Tolak Jokowi, PKS Meledak: Sangat Tendensius

PDIP Tuduh Rongrong Tolak Jokowi, PKS Meledak: Sangat Tendensius Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Ketua DPW PKS Sumatera Barat Irsyad Syafar menanggapi tudingan politikus PDIP Zuhairi Misrawi yang mengatakan PKS selama 10 tahun menguasa pemerintahan Sumbar telah mengompori masyarakat untuk menolak Joko Widodo dan PDIP. Irsyad menilai Zuhairi terlalu tendensius terhadap PKS.

Harusnya Zuhairi, kata dia, berbicara berdasarkan data dan fakta yang terjadi di Sumbar selama 10 tahun kepemimpinan Irwan Prayitno.

"Tudingan Zuhairi Misrawi itu sangat tendensius. Sangat jauh dari nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai demokrasi. Bicaralah dengan data, realita," kata Irsyad dilansir dari Republika, Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga: PDIP Dibuang: Sudahlah Tak Punya Kursi, Berulah Pula Petingginya

Baca Juga: Mbah Amien Minta Jokowi Segera Berhenti sebagai 'Kacung' Megawati

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar itu mengatakan, memang di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 Joko Widodo selalu kalah di Sumbar. Pada Pemilu 2014, Jokowi-Jusuf Kalla hanya meraih suara 23,1 persen suara. Kalah dari Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang meraih 76,9 persen suara.

Kemudian di 2019, Jokowi-Ma'rif Amin hanya mendapatkan 14,05 persen suara. Sementara Prabowo-Sandiaga Uno meraup 85,95 persen suara di Sumbar.

Walau begitu, kata Irsyad, warga Sumbar tetap menerima Jokowi begitu sudah dinyatakan menang secara inkrah di MK dan dilantik sebagai Presiden RI 2014-2019 dan 2019-2024.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini