1,4 Juta Hektare Lahan Disiapkan untuk Lumbung Pangan

1,4 Juta Hektare Lahan Disiapkan untuk Lumbung Pangan Foto: Antara/Aji Styawan

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menemui Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin untuk menyampaikan progres pembangunan lumbung pangan (food estate) di Kediaman Dinas Wapres, pada Kamis (3/9/2020).

Prabowo mengatakan, masalah ketahanan pangan menjadi kekhawatiran setiap negara di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Menurut dia, setiap negara saat ini berupaya mencari pengetahuan bagaimana mengatasi apabila terjadi krisis pangan, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Stok Pangan Aman & Harga Stabil, Kemendag Klaim Cepat Tanggap

Terlebih, saat ini masyarakat Indonesia sangat bergantung pada beras sehingga perlu solusi bagaimana hal ini harus dihentikan dan diversifikasi.

"Satu koma empat (1,4) juta hektare lahan di berbagai daerah di Indonesia telah siap untuk dijadikan lumbung pangan. Sebagian untuk beras dan sebagian nonberas, mulai dari singkong, sagu, sorgum, jagung, dan lain-lain. Saya perkirakan pada awal tahun 2021 sudah dapat mulai dilakukan penanaman," kata Ketua Umum Gerindra itu.

Prabowo melanjutkan bahwa investasi pangan ini akan berangkat dari dana negara. Setelah dipancing dengan dana negara, berikutnya akan dilanjutkan dengan dana-dana dari investasi. Menurutnya, ada beberapa negara yang telah tertarik dengan konsep ini, seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Tiongkok.

"Mereka tertarik untuk berinvestasi di sektor pangan ini karena ke depan diprediksi negara-negara akan saling berebut pangan sehingga dimungkinkan Indonesia bisa kolaborasi," ucapnya.

Adapun beberapa daerah yang siap untuk dijadikan lumbung pangan di antaranya Kalimantan Tengah, Merauke, Bangka Belitung, dan Jambi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini