Bahaya! Angka Positif Rate di Jakarta Lampaui Standar WHO

Bahaya! Angka Positif Rate di Jakarta Lampaui Standar WHO Foto: Sufri Yuliardi

Angka positivity rate atau persentase kasus positif dalam sepekan terakhir di Jakarta tembus hingga 11, 2 persen. Angka tersebut melebihi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kategori positivity rate yang berbahaya.

Dalam standar WHO, positivity rate ambang batas berbahaya itu di atas 10 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Baca Juga: Alamak! Kasus Corona di Negeri Vladimir Putin Tembus Satu Juta

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 7.003 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.672 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 851 positif dan 4.821 negatif.

"Penambahan kasus hari ini totalnya 1.053 kasus, karena sebanyak 202 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 61.215. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 55.641," kata Dwi Oktavia dalam siaran tertulisnya, Rabu (2/9/2020).

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini