Awas AS, MiG-Sukhoi Siap Bikin Jet Tempur Generasi Ke-6

Awas AS, MiG-Sukhoi Siap Bikin Jet Tempur Generasi Ke-6 Foto: Reuters/Maxim Shemetov

Pabrikan pesawat paling terkenal Rusia, MiG dan Sukhoi, berkolaborasi untuk bekerja sama mengembangkan jet tempur generasi keenam negara itu.

Anatoly Serdyukov, direktur industri kompleks penerbangan Rostec, mengatakan kepada harian bisnis Moskow; RBK, bahwa semuanya sedang dibahas. Dia menolak mengesampingkan kolaborasi industri kelas berat tersebut. 

Baca Juga: Miliarder Rusia Tewas Bunuh Diri, Bisnisnya Langsung Carut Marut

"Mungkin akan begitu, pesawat tempur yang diproduksi MiG-Sukhoi," ujarnya. "Tapi sementara semuanya dalam tahap diskusi, masih terlalu dini untuk membicarakan detailnya," katanya lagi, seperti dikutip Russia Today, Rabu (2/9/2020).

Pada tahun 2016, Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin mengumumkan bahwa negara tersebut telah memulai pekerjaan awal untuk pesawat tempur generasi keenam. Pada saat yang sama, Vladimir Mikhailov, direktur Program Penerbangan Militer di United Aircraft Corporation Rusia, meramalkan bahwa pesawat seperti itu akan siap pada tahun 2025.

Pesawat tempur generasi keenam merupakan upgrade pesawat-pesawat kelas atas saat ini, seperti Lockheed Martin F-22 Raptor Amerika Serikat (AS), Chengdu J-20 China, dan Sukhoi Su-57 Rusia.

Meski masih dalam tahap konsep, pesawat tempur generasi keenam diperkirakan akan memiliki kemampuan terbang dengan kecepatan hipersonik dan dilengkapi dengan senjata berenergi terarah (directed-energy) untuk dapat memasuki "near space" dan memiliki kemampuan untuk terbang tanpa pilot.

Di Inggris, produsen pesawat BAE Systems berharap jet tempur generasi keenam negara itu akan selesai pada tahun 2035. Dikembangkan bekerja sama dengan Swedia dan Italia, pesawat yang dikenal dengan nama "Tempest" itu akan mampu terbang tanpa awak yang memiliki kemampuan mengendalikan drone. 

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini